Skip to content Skip to footer

Statistik dan Survey Perkembangan Akses Internet di Indonesia

Bagian 1: Pendahuluan

Internet telah menjadi bagian integral dari kehidupan kita sehari-hari. Dari komunikasi dan hiburan hingga belanja dan belajar, internet telah membuka dunia baru kemungkinan bagi kita semua. Di Indonesia, perkembangan akses internet telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut data yang disediakan, persentase penduduk usia 5 tahun ke atas yang pernah mengakses internet dalam tiga bulan terakhir telah meningkat dari 62,10% pada tahun 2021 menjadi 66,48% pada tahun 2022. Ini menunjukkan bahwa semakin banyak orang Indonesia yang mendapatkan akses ke internet dan memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Namun, peningkatan ini tidak merata di seluruh negeri. Ada perbedaan yang signifikan dalam akses internet antara daerah perkotaan dan perdesaan, serta antara provinsi-provinsi di Indonesia. Meski demikian, tren umumnya adalah positif, dengan lebih banyak orang mendapatkan akses ke internet setiap tahunnya.

Bagian 2: Perkembangan Akses Internet

Perkembangan akses internet di Indonesia telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurut data yang disediakan, persentase penduduk usia 5 tahun ke atas yang pernah mengakses internet dalam tiga bulan terakhir telah meningkat dari 62,10% pada tahun 2021 menjadi 66,48% pada tahun 2022.

Namun, peningkatan ini tidak merata di seluruh negeri. Ada perbedaan yang signifikan dalam akses internet antara daerah perkotaan dan perdesaan. Di daerah perkotaan, persentase pengguna internet meningkat dari 71,81% pada tahun 2021 menjadi 74,16% pada tahun 2022. Sementara itu, di daerah perdesaan, persentase tersebut meningkat dari 49,30% pada tahun 2021 menjadi 55,92% pada tahun 2022.

Selain itu, ada juga perbedaan dalam akses internet antara provinsi-provinsi di Indonesia. Persentase akses internet tertinggi terdapat di Provinsi DKI Jakarta dengan nilai sekitar 85,55 persen pada tahun 2021 dan 84,65 persen pada tahun 2022. Sementara persentase terendah terdapat di Provinsi Papua pada tahun 2021 dengan nilai sekitar 26,49 persen dan pada tahun 2022 dengan nilai sekitar 26,32 persen.

Meski demikian, tren umumnya adalah positif, dengan lebih banyak orang mendapatkan akses ke internet setiap tahunnya. Peningkatan akses internet ini merupakan langkah penting menuju digitalisasi dan inklusi digital di Indonesia. 😊

Bagian 3: Media dan Lokasi Akses Internet

Dalam era digital ini, berbagai media digunakan untuk mengakses internet. Di Indonesia, telepon seluler tampaknya menjadi media yang paling banyak digunakan untuk mengakses internet. Dalam kurun waktu 2021—2022, telepon seluler mendominasi pilihan masyarakat untuk mengakses internet dengan porsi sekitar 98,70% pada tahun 2021 dan 98,44% pada tahun 2022.

Namun, penggunaan laptop dan komputer desktop untuk mengakses internet tampaknya mengalami penurunan. Pada tahun 2021, sebanyak 12,12% penduduk mengakses internet melalui laptop, namun menurun menjadi sekitar 10,04% pada tahun 2022. Sementara itu, akses internet melalui komputer desktop juga mengalami penurunan, dari 2,29% pada tahun 2021 menjadi 2,15% pada tahun 2022.

Selain media, lokasi juga mempengaruhi bagaimana dan kapan orang mengakses internet. Di Indonesia, rumah menjadi lokasi yang paling banyak dipilih oleh penduduk untuk mengakses internet, dengan persentase sekitar 95,31% pada tahun 2021 dan 2022. Ini menunjukkan bahwa banyak orang memilih untuk mengakses internet dari kenyamanan rumah mereka sendiri, baik untuk bekerja, belajar, atau hiburan.

Bagian 4: Demografi Pengguna Internet

Demografi pengguna internet di Indonesia sangat beragam, mencakup berbagai kelompok umur dan kegiatan utama. Menurut data yang disediakan, hampir lima puluh persen (47,64%) pengguna internet merupakan penduduk dengan usia 25-49 tahun. Sementara itu, sebesar 14,69 persen pengguna internet yang berusia 19-24 tahun. Hal tersebut mengindikasikan bahwa pengguna internet didominasi oleh kalangan usia produktif.

Berdasarkan jenis kelamin, persentase pengguna internet laki-laki dan perempuan mengalami peningkatan pada tahun 2022. Persentase pengguna internet laki-laki sebesar 69,39% dan persentase pengguna internet perempuan sebesar 63,53%.

Jika dilihat berdasarkan klasifikasi daerah, baik di daerah perkotaan maupun perdesaan terjadi peningkatan persentase pengguna internet. Ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah untuk memperluas akses internet di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang umumnya di daerah perdesaan mulai terlihat hasilnya, dimana peningkatan pengguna internet di perdesaan lebih tinggi dibandingkan daerah perkotaan.

Berdasarkan kegiatan utama, terlihat bahwa dari penduduk yang sekolah sebagian besar yaitu 84,71 persen diantaranya menyatakan pernah mengakses internet. Hal yang sama terjadi di daerah perkotaan maupun perdesaan, yaitu 89,47 persen dan 77,78 persen penduduk yang sekolah telah memanfaatkan internet. Penduduk dengan kegiatan utama bekerja (68,76 persen), dan kegiatan lainnya (68,45 persen) yang banyak juga mengakses internet. Di pasca pandemi ini, penduduk dengan kegiatan utama mengurus rumah tangga banyak juga yang memanfaatkan internet yang terlihat dari persentasenya sudah lebih dari lima puluh persen (59,84 persen).

Berdasarkan partisipasi sekolah, pengguna internet didominasi oleh penduduk yang tidak bersekolah lagi sekitar 70,24 persen. Penduduk yang masih bersekolah menempati urutan kedua dalam penggunaan internet yaitu sekitar 29,81 persen. Internet juga ternyata menjadi kebutuhan penduduk yang tidak/belum pernah bersekolah, terbukti dengan sekitar 2,23 persen penduduk pada kelompok ini pernah menggunakan internet dalam 3 bulan terakhir.

Bagian 5: Tujuan dan Fasilitas Akses Internet

Internet digunakan untuk berbagai tujuan, mulai dari mencari informasi hingga berinteraksi di media sosial. Di Indonesia, tujuan utama mengakses internet adalah untuk mendapat informasi/berita dan penggunaan sosial media dengan persentase masing-masing sekitar 74,90% dan 74,02%. Tujuan lainnya termasuk hiburan (69,79%), mendapat informasi barang/jasa (20,53%), pembelajaran online (19,12%), pembelian barang/jasa (16,51%), mengirim/menerima Email (10,73%), fasilitas finansial (6,95%), dan lainnya (4,87%), penjualan barang/jasa (4,63%), bekerja online dari rumah (3,53%) dan membuat konten digital (1,31%).

Fasilitas yang digunakan untuk mengakses internet juga bervariasi. Dari segi ketersediaan fasilitas internet dalam kelompok masyarakat kecil, yaitu rumah tangga, akses internet bagi anggota rumah tangga dapat berupa akses dari dalam rumah dengan menggunakan jaringan telepon kabel maupun menggunakan telepon seluler.

Kepemilikan akses internet di rumah tangga tertinggi di DKI Jakarta, yaitu sebesar 95,39%. Penggunaan internet berkaitan erat dengan kemudahan akses terhadap internet yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, dari ketersediaan infrastruktur sampai dengan kemampuan masyarakatnya.

Dengan demikian, baik tujuan penggunaan internet maupun fasilitas yang digunakan untuk mengakses internet menunjukkan bagaimana internet telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari di Indonesia.

Bagian 6: Kesimpulan

Perkembangan akses internet di Indonesia telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Persentase penduduk usia 5 tahun ke atas yang pernah mengakses internet dalam tiga bulan terakhir telah meningkat, dan ini berlaku untuk semua kelompok demografis, baik berdasarkan usia, jenis kelamin, atau lokasi geografis.

Telepon seluler telah menjadi media yang paling banyak digunakan untuk mengakses internet, dan rumah menjadi lokasi yang paling banyak dipilih oleh penduduk untuk mengakses internet. Internet digunakan untuk berbagai tujuan, mulai dari mencari informasi hingga berinteraksi di media sosial.

Namun, meskipun akses internet telah meningkat, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah memastikan bahwa peningkatan akses internet disertai dengan peningkatan dalam literasi digital dan keamanan siber. Ini penting untuk memastikan bahwa pengguna internet dapat memanfaatkan internet secara aman dan efektif.

Secara keseluruhan, perkembangan akses internet di Indonesia adalah kabar baik. Ini membuka lebih banyak peluang untuk pendidikan, bisnis, dan komunikasi. Namun, penting juga untuk terus bekerja untuk memastikan bahwa semua orang memiliki akses yang sama ke internet dan dapat memanfaatkannya dengan cara yang aman dan bertanggung jawab. 😊

Leave a comment

Office

Palma One Building, 5th Floor. Jl. H. R. Rasuna Said, RT.8/RW.4, Kuningan Tim., Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950

hello@mediadigitalkita.com

Media Digital Kita, 2023